Apa itu Komputer Server dan Fungsinya
Selasa, 14 Mei 2019
Add Comment
Komputer server bertugas dan berfungsi untuk melayani dan mengontrol seluruh jaringan. Komputer ini melayani permintaan-permintaan dari komputer workstation di samping mengontrol hubungan antara komputer satu dengan komputer lainnya dalam jaringan, termasuk hubungannya dengan perangkat-perangkat lain yang terdapat di dalam jaringan tersebut.
Mengingat tugas dan fungsinya yang sedemikian rupa maka sebuah komputer server harus memiliki spesifikasi yang lebih baik dibandingkan komputer lain yang ada dalam jaringan. Jika sebuah komputer server digunakan untuk melayani jaringan secara nonstop, maka sebuah komputer server juga harus memiliki daya tahan yang tinggi.
Namun demikian pada dasarnya pertimbangan dalam memilih sebuah komputer server tidak berbeda jauh dan pertimbangan dalam memilih komputer workstation, selain bahwa untuk komputer server memiliki kemampuan yang lebih besar.
Untuk memilih sebuah komputer server harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Sistem operasi jaringan yang akan dipergunakan.
2. Sistem aplikasi yang akan dijalankan.
3. Arsitektur jaringan yang diterapkan.
4. Jumlah komputer workstation dalam jaringan yang dilayani.
5. Kemampuan atau daya tahan beroperasi dalam jangka waktu tak terbatas.
6. Kompatibilitas terhadap produk jaringan lainnya.
7. Dukungan teknis dari vendor perangkat tersebut.
Sistem operasi jaringan dan sistem aplikasi yang akan dipergunakan sangat mempengaruhi besar kecilnya kapasitas dan kemampuan sebuah komputer server yang harus disediakan. Seperti halnya pada komputer workstation, sebuah sistem operasi jaringan maupun sistem aplikasi akan dapat berjalan dengan baik dalam sebuah jaringan jika komputer yang digunakan mampu untuk menjalankannya.
Mungkin juga bisa menggunakan spesifikasi komputer server di bawah spesifikasi ideal yang disyaratkan oleh sistem operasi maupun sistem aplikasi jaringan namun tentu dengan berbagai konsekuensinya seperti turunnya kinerja sistem operasi dan sistem aplikasi tersebut atau tidak berfungsinya sistem tersebut dengan sebagaimana mestinya.
Arsitektur sebuah jaringan juga ikut menentukan besar kecilnya kapasitas dan kemampuan komputer server yang harus disediakan. Untuk menghasilkan kinerja yang hampir sama, maka jaringan dengan arsitektur bus akan membutuhkan komputer server yang lebih besar jika dibandingkan dengan arsitektur ring atau star.
Berbeda pula jika menggunakan arsitektur Ethernet (Fast Ethernet) dengan arsitektur Token
Ring. Hal ini dikarenakan kecepatan atau unjuk kerja masing-masing arsitektur tersebut memang berbeda.
Selain semakin banyak jumlah
komputer workstation yang dikontrol, maka semakin besar pula komputer
server yang harus digunakan karena semakin banyak komputer workstation yang terhubung, maka semakin besar pula tingkat permintaan yang harus
dilayani oleh komputer server dan semakin rumit pula lalu lintas jaringan yang harus dikontrol oleh komputer server tersebut.
Untuk komputer server maka akan menggunakan sistem operasi yang dikhususkan untuk server juga, dimana pada perangkat lunak sistem operasi yang bersifat terbuka atau open source dapat menggunakan sistem operasi Ubuntu Server tanpa mengeluarkan biaya untuk membeli lisensi.
Sistem operasi ubuntu server menggunakan perintah berbasis teks atau Command Line Interface (CLI) walau tidak tertutup
kemungkinan untuk menggunakan tampilan antarmuka.
Sekian artikel tentang Apa itu Komputer Server dan Fungsinya.
0 Response to "Apa itu Komputer Server dan Fungsinya "
Posting Komentar
Silahkan berkomentar dengan sopan. Patuhi aturan Netiquette, Jangan bicara kotor dan dilarang spam.